
Tidak semua bayi bisa mudah tertidur. Dan pola tidur bayi tidak bisa diperkirakan sebab setiap bayi memiliki pola tidur yang berbeda. Pada awal kehidupan bersama bayi baru, memberikan yang terbaik buat bayi tidaklah sulit, termasuk tidak tidur sepanjang malam. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, anda tentu berharap si ayah memberikan bantuan ketika menghadapi pola tidur si kecil. Betapa lelahnya jika harus terus-menerus menghadapi masalah tidur bayi seorang diri.
Untung saja, kebanyakan bayi mulai bisa tidur sepanjang malam pada usia 3-4 tahun. Tetapi, beberapa orang tua masih membiarkan kebiasaan tidur buuk selama beberapa tahun. Saatnya anda mengajari si kecil keterampilan tidur jika pada usia 6 bulan ia masih menjadi “buruh hantu kecil” . Tidak ada kata terlalu dini untuk memulainya. Berikut strategi untuk membantu bayi tidur nyenyak.
Patuhi Jadwal
Tidurkan bayi pada waktu yang sama setiap harinya, misalnya jam tujuh atau delapan. Satu kali anda melewatinya, bayi sudah terlalu lelah. Ia menjadi lebih sulit untuk tertidur.
Bangun sebuah Kebiasaan
Beberapa bayi memerlukan “upacara khusus” sebelum tidur. Misalnya mandi air hangat, lagu atau dongeng pengantar tidur, usapan lembut pada perut atau punggung atau ditimang-ditimang. Kegiatan ini membuat bayi nyaman dan biasanya akan membentuk rutinitas menjelang tidur.
Perhatikan tanda-tanda bayi mengantuk
Rewel, menggosok mata, terkantuk-kantuk biasanya menandakan bayi siap tidur. Sering juga terjadi, bayi yang mulai tertidur tiba-tiba membuka lebar matanya lalu menutupnya dengan cepat. Tanda ini sering dilewatkan oleh orangtua.
Sesuaikan lampu dan suhu
Lampu temaram membuat tidur lebih nyenyak, terutama pada bayi sensitif. Jaga pula agar suhu ruangan bayi lebih hangat pada siang hari dan lebih dingin pada malam hari. Hal ini juga membantu bayi untuk membedakan siang dan malam hari
Tulisan yang berhubungan :
If you would like to make a comment, please fill out the form below.
Komentar di Tulisan